Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2019

Am i joke to Turkish?

Gue gak tau bakalan kek gimana tulisan ini kalau sampai ke tangan pak Erdoğan. Mungkin gue bakalan di deportasi dari Turki, mungkin juga gue bakalan dihukum pancung (Gak mungkin sih). Atau mungkin malah bakal dinikahin sama cucu perempuannya? Masih 10 tahun sih, tapi okelah kalau pun gue emang harus menunggu... Enggak enggak.. Ini gak ngebahas pemerintahan Turki kok. Gue cuma mau ngebahas keresahan gue sama orang-orang Turki yang gak bisa ngebedain antara orang Indonesia, China, Korea, dan Subang selatan. Seriusan! Waktu pertama kali gue datang ke Turki, gue makan dipinggir jembatan Galata dipusat Istanbul. Gue jalan dibelakang teman-teman yang lain, tiba-tiba orang yang berpapasan dengan gue ngasih gerakan ke gue. Semacam gerakan kungfu, karate atau apalah. "Waddaaaaaa!" dia bilang, dengan mukanya yang pengen rasanya gue tonjok pake batako Semarang. Gue yang kaget cuma bisa bilang dalam hati "Ini bocah ngapa? Kerasukan kuntilanak Istanbul?" Dan akhirnya t...

Milgram Experiment ; Apakah manusia memang cenderung penurut?

Sebenarnya inspirasi awal saya menulis ini adalah ketika dosen Psikologi saya menerangkan sebuah percobaan mengerikan yang dilakukan oleh Stanley Milgram , seorang profesor psikologi dari Universitas Yale di negara bagian Connecticut, Amerika Serikat. Percobaan ini biasa disebut dengan Milgram Experiment. Benak saya langsung tertuju pada sebuah kejadian yang pernah saya saksikan dengan mata kepala sendiri di sekolah saya dulu. Cukup berkaitan dengan apa yang dosen saya ceritakan. Mungkin, orang-orang yang berkecimpung dalam bidang Psikologi sudah tidak asing dengan experimen yang dilakukan pada tahun 1963 ini. Dan tentunya sudah tidak asing dengan Stanley Milgram juga. Dia mengadakan percobaan ini, tepat setelah sidang peradilan terhadap kriminal Perang Dunia II, Adolf Eichmann dilaksanakan. Eichmann yang adalah seorang Nazi, diadili karena perbuatannya yang telah membunuh banyak orang dalam genosida kaum Yahudi atau yang biasa disebut, Holocaust. Eichmann berdalih, bahwa ia hany...